Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Desember 2009

PENCARIAN

Suatu malam seorang pemuda mengajukan pertanyaan kepada Tuhan
" Tuhan, apa Engkau mencintaiku?"

Tuhan pun menjawab, "Ya. Aku mencintaimu."

Sang Pemuda pun kembali bertanya, " Mengapa?"

Tuhan lalu menjawab, " Karena engkau adalah makhluk-Ku, dan rahmat-Ku takkan pernah habis bagi makhluk-Ku."

Sang Pemuda masih bertanya lagi, " Apa aku mencintai-Mu?"

Tuhan pun kembali menjawab, " Ya. Di hatimu ada cinta untuk-Ku."

" Mengapa demikian?"

" Karena engkau masih memiliki waktu untuk mengingat-Ku dan bertanya kepada-Ku."

" Tuhan, apa Engkau jauh dariku?"

" Tidak. Aku begitu dekat denganmu, tapi engkau yang menjauhkan diri dari-Ku."

" Tuhan, apa aku bisa kembali mendekat kepada-Mu?"

" Ya. Kau bisa."

" Bagaimana caranya?"

" Majulah satu langkah! Maka Aku akan maju sepuluh langkah."

" Tuhan, aku telah maju satu langkah. Di mana Engkau?"

" Mendekatlah lagi satu hasta! Maka Aku akan mendekatimu satu depa."

" Tuhan, aku telah mendekat satu hasta, di mana Engkau?"

" Lebih dekat lagi! Berjalanlah! Maka Aku akan berlari menyambutmu."

" Tuhan, aku telah berjalan dan mulai lelah dengan perjalanan ini. Di manakah sebenarnya Diri-Mu?"

" Aku di sini, tinggal sedikit lagi. Larilah!"

" Oh, Tuhan. Aku telah berlari sekian jauhnya. Mengapa belum juga kutemu Diri-Mu?"

" Aku telah berdiri di hadapanmu.


Ach, mengapa engkau tak melihat-Ku?"

Senin, 16 November 2009

THE RIB'S SONG

here alone and silent
in the night
dream comes too fast
and the shadow is gone by past

the waves come true 
thrust me away into blue
without friend
without hopes
without laugh
and cry to

waiting for you
just an uselessness
like making joys
on the whirlpool

here in the night
staying alone and silent

waiting for you
just blue and blue  



B'G@Pt

Rabu, 21 Oktober 2009

JIWA

Rumahku bukan timbunan unggun sajak
Kucoba saja rangkai acak
Tampaknya tak cukup berbenah
Tak dapat disebut rumah

Maka kucoba kumpulkan sebanyak mungkin
Biar aku tak disebut sebagai orang miskin
Miskin baca tak kenal sastra
Mana sajak dan prosa pula

Sungguh
Sekalian orang mencibirku
Ku acuh saja
Toh
Ini badan tak ada yang tau
Tak bernama tak berupa


Nglawak, 28 Agt 06
B'G@pt

TEPIAN KENISTAAN

(Mungkin) bukan aku terperosok palung terdalam
Tapi kumelangkah perlahan ke sana
Dalam dentum-dentum jeritanku
Terseret trjebak bujuk nafsu

Terseok tertatih tergilas lagi
Renda biru terkoyak pudar
Tersayat aku dalam sukaku
Hambar tersamar tatapan nanar

Kelupas
Lepas
Meranggas
Jiwaku letih menyesak ajal
Terjungkal terlempar terbengkalai
Kembali dapati nafas tersengal
Tabir imanku terkikis tergerai

Nglawak, 22 Agt 06
B'G@pt

LAUT SUNYI

Senja telah menurutkan remang
Matahari kembali campakkan bayang
Camar bentangkan sayap ke sarang
Biduk pun tersibak terkembang

Siluet senja menjemput malam
Tebar rindu dan hayalan
Mega-mega merah
Berarak menari

Laut sunyi
Wajah-wajah sepi
Buih-buih putih
Menjala remah-remah kasih

Seberang sana
Karang tergelak bersenda
Ikan-ikan bercumbu menggoda
Merajuk manja
Memikat mata
Menenggelamkan rasa


Temaram....
Semburat sinaran putri
Menyentuh malam
Membuai riak-riak berkejaran

Desau angin berbisik mesra
Membelai pucuk-pucuk kelapa
Terhenyak
Dalam pelukan malam
Menari seirama

Lautan cahaya
Tepian pantai jiwa
Berkarib kerlip bintang
Melantunkan kidung-kidung kasmaran

nglawak, 27 Juli 06
B'G@pt

Mengenai Saya

Foto saya
seorang gaptek bongkotan yg mencoba trs mengemis ilmu pd mereka yg dermawan ilmu hingga akhirnya..... huuaaaa...g saham jg!!